Blog Mengulas Tentang Kesehatan, Kuliner, Otomotif ,Teknologi, Travel, Properti, Olahraga, Tips, Fashion, Kecantikan, Elektronik, Pets dan Lain - Lain Terbaru

Cara Merawat Pelek agar Tahan Lama dan Berfungsi Optimal

Pelek adalah salah satu bagian penting dari kendaraan. Jika pelek berfungsi optimal, maka akan mengurangi risiko kecelakaan. Dalam beberapa kasus, pelek memang terlihat kokoh, namun ternyata terdapat keretakan atau bengkok. Untuk menghindari kondisi tersebut, lakukan cara merawat pelek ini.


1. Menjaga Kebersihan Pelek
Kondisi kendaraan yang bersih tentu akan mendukung kondisi pelek agar tetap berkualitas. Kondisi pelek yang tetap bersih akan membuatnya terhindar dari efek korosi yang disebabkan oleh kotoran yang menempel. Untuk itu, membersihkan semua kotoran memang perlu dilakukan agar tidak sampai menimbulkan korosi yang berakibat pada bengkok atau patahnya pelek.

2. Menyesuaikan dengan Ukuran Ban
Penyesuaian antara pelek dengan ukuran ban juga sangat penting dan termasuk upaya perawatannya. Jika tidak sesuai, maka ban akan cepat rusak sampai memengaruhi pelek itu sendiri. anda harus mengikuti ukuran standar maksimal dan minimal pada pemakaian ban. Jadi, pastikan bahwa ukuran ban yang dipakai sudah sesuai dengan ketentuan agar pelek tidak cepat rusak.

3. Menghindari Jalan Berlubang
Anda harus menghindari jalan berlubang agar pelek tidak cepat rusak. Jagalah kondisi kendaraan Anda dengan menggunakannya secara baik dan benar. Sebisa mungkin hindarilah jalan berlubang agar pelek tidak bengkok apalagi patah. Berkendaralah dengan baik.

4. Menyesuaikan Tekanan Angin
Lebih dari 90% kendaraan di Thailand sudah punya tekanan ban yang memang disesuaikan dengan standar pabrik. Aturan standarisasi ini ternyata sangat berdampak positif bagi pertahanan kondisi pelek agar tetap berkualitas. Umumnya, tekanan angin dapat dilihat di buku manual. Jika tekanan anginnya tidak sesuai, maka bisa menyebabkan pelek bengkok.

5. Menyetel Pelek
Upaya perawatan pelek berikutnya adalah menyetel pelek. Tindakan ini khusus dilakukan oleh pemilik pelek model jari-jari. Pasalnya, model jari-jari ini menggunakan batang metal untuk penahannya, sehingga sangat dapat berubah tegangannya seiring dengan pemakaian kendaraan.

Oleh karena itu, penyetelan sangat berguna untuk mengembalikan ketegangan agar kokoh kembali. Dengan demikian, fungsi pelek tetap berjalan normal dan kondisinya tetap prima. Untuk pelek model palang, penyetelan bisa juga dilakukan, namun hanya saat dalam kondisi terasa kendur atau tidak pakem.

Semua upaya perawatan di atas sangat membantu Anda menjaga kualitas pelek agar tetap dalam kondisi prima. Anda harus senantiasa melakukan cara merawat pelek di atas agar komponen penting ini tetap tahan lama dan berfungsi optimal setiap saat. Agar aman, periksalah kondisinya sebelum berkendara.

Related : Cara Merawat Pelek agar Tahan Lama dan Berfungsi Optimal